Sambang sedulur Kenduri Cinta

Perlu saya perkenalkan bahwa Pak Titut ini bukan seniman. Ia hanya orang yang menjalani hidupnya otentik. Sehingga hidupnya indah berseni”, Hilmy memperkenalkan Pak Titut di awal sesi di pelataran Teater Besar, panggung utama Kenduri Cinta, Taman Ismail Marzuki pada Jumat (13/9) lalu.

Kita jamaah Maiyah punya banyak sedulur di mana-mana. Maka, bersaling sambanglah.

Suran Agung 2019: Collabs Pak Titut with ‘Anoman Dablongan’

Masyarakat Desa Pangebatan tumpah ruah kumpul jadi satu di lapangan desa sejak pagi. Parade Seni tingkat desa, yang rasanya tingkat kabupaten. Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini dipuncaki dengan prosesi “Suran Agung” sore harinya.

Pak Titut (Baju putih kiri) sang sutradara kali ini menjadi lakon pertunjukan tidak sendiri, melainkan ditemani oleh Anoman Dablongan. Pesan-pesan moral kehidupan pedesaan disampaikan dengan kemasan kemeriahan yang universal. Inilah yang membuat festival tahun baru Islam besutan Pak Titut selalu dinanti-nantikan. Tak hanya oleh warga lokal, tetapi juga rekan media dan wisatawan dari berbagai daerah.

Mas Sabrang di Purbalingga

Mas Sabrang di acara Diskusi Ekonomi Kreatif di Pendopo Cahyana Purbalingga. Acara setengah hari pada Sabtu lalu (7/9) ini dihadiri sekitar 200 peserta Karang Taruna dan umum. Hadir pula sebagai narasumber yakni Mas Bambang Irawan, Ketua DPRD Kab. Purbalingga sekaligus Ketua Umum Karang Taruna Kab. Purbalingga.

“Semua yang repetitif akan digantikan oleh mesin, yang tidak bisa digantikan adalah kreativitas.”, ujar Mas Sabrang.

Eyang Hadi Mbaranggawe

Pak Titut, KAJ Accoustic dan teman-teman penggiat Juguran Syafaat hari ini berkumpul di Balai Kelurahan Teluk, Purwokerto. Bersama-sama nyengkuyung gawe keluarga Eyang Hadi yang hari ini menikahkan putri cantiknya.

Semoga dengan bekal mawadah dan rohmah, Johan & Praba dapat bersama-sama mengarungi bahtera rumah tangga menuju Sakinah. Serta Eyang Hadi selalu sehat dan diberi panjang umur sehingga dapat terus menemani teman-teman Penggiat Juguran Syafaat.

Penghantaran Wirid Tahlukah dan Hizib Nashr

Dulur-dulur Juguran Syafaat melaksanakan penghantaran Wirid Tahlukah dan Hizb Nashr pada Kamis malam Jumat (25/4) di Sokawera Purbalingga.

Setelah rangkaian kegiatan pengantar, sekitar jam 11.00 penghantaran wirid dan hizb dilaksakan. Sekitar 50 orang yang hadir khusyuk menggotong energi bersama-sama untuk memenuhi Amar Maiyah.

Pameran Seni Rupa Tiga Zaman

Pemeran seni rupa tiga zaman dibuka kemarin (31/3). Pembukaan pameran itu juga sekaligus menandai dibukanya galeri seni Oemah Maen.

Rayung Purbantara salah seorang perupa muda Banyumas bersama rekan-rekan perupa lainnya menjadi insiator penyelenggaraan acara ini. Tampak di venue pameran terpajang lukisan karya Mbah Hadi, Pak Titut, Setyo, Praba, dkk. Bagi yang ingin berkunjung, pameran masih dibuka sampai sebulan ke depan.