BINGUNG

BINGUNG

Kiri dikira komunis
Kanan dicap kapitalis
Keras dikatai fasis
Tengah dinilai tak ideologis

Sebait lagu “Bingung” dari Iksan Skuter yang dibawakan Hirdan IA di Juguran Syafaat malam tadi (12/9).

Sebuah lagu yang sesuai untuk dijadikan bahan elaborasi tema malam hari tadi. Gambaran realitas hari ini yang penuh stereotiping terhadap apa saja dan membuat jadi gamang saat hendak bertindak.

Festival Bedhul Muntul 2020

Hari Minggu Manis, 23 Agustus 2020 ada acara Festival Bedul Munthul di kebun pak Titut yang letaknya kurang lebih 50 meter di belakang Balaidesa Pangebatan.

Selain untuk memperingati bulan Sura, perayaan memanen ubi jalar ini juga bertujuan untuk membuka destinasi wisata agraris.

Acara Panen Budin dan Munthul tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyumas Bapak Sadewo. Ada juga performance Action Paint dari Mas Medi asal Purbalingga yang berkolaborasi dengan Pak Titut.

Setelah sesi Bedul Munthul selesai, acara dilanjutkan dengan diskusi dan ngobrol santai antara petani dan Pak Wabup mengenai masalah apapun yang terjadi seputar pertanian di wilayah pangebatan.

Mujahadah Menyambung Hati 40 Hari wafatnya Alm. Syaikh Kamba

Tepat 40 hari wafatnya Syaikh Nursamad Kamba, sedulur Maiyah dari Purbalingga dan Banyumas berkumpul di Kediaman Abah Djumad di Desa Limbangan, Purbalingga.

Mujahadah dihaturkan kepada Syaikh Kamba untuk mendoakan sekaligus tetap menyambung hati. Mujahadah inipun rutin digelar setiap Rebo Legi malam Kamis Pahing secara rutin.

Rutinan yang terbuka untuk jamaah Maiyah siapapun saja ini ditradisikan sejak Sinau Bareng CNKK di lapangan desa Limbangan pada Januari lalu. Berkah Sinau Bareng semoga tetap selalu istiqomah.

Selamat Mengarungi Sakinah untuk Ikhda dan Luqman

Dua sejoli Penggiat Juguran Syafaat hari ini sah menyatukan hati dalam ikatan suci. Prosesi perkawinan yang dilaksanakan di masa transisi ini berlangsung lancar dan khidmat di Kuwarasan, Kebumen pagi tadi (1/7).

Ikhda kerap menghidupkan suasana juguran dengan lantunan suaranya yang merdu. Luqman kerap nderes Quran dengan tartil dan amat rajin menyimak dan mencatat di kala Maiyahan.

Dengan perbekalan mawadah dan rahmah, selamat mengarungi Sakinah.

Semoga Allah menempatkan Syeikh Kamba di Tempat Termulia

Setelah hari ini Allah menempatkan Syeikh Kamba yang kita cintai dan yang kita takdzimi di tempat yang berbeda dengan tempat di mana kita berada.

Semoga Allah SWT menguatkan kita semua jamaah Maiyah yang ditinggalkan, tetap dapat meneruskan gagasan dan misi mulia Beliau. Tidak kalah oleh keadaan, tidak patah oleh tantangan serta meyakini Beliau selalu membersamai setiap langkah kita, meski kita tak lagi bisa bersapa dengan Beliau sebagaimana sebelum hari ini karena sudah terpisah oleh Barzakh.

Ya Allah, ampunillah Beliau, berikanlah rahmat dan kelimpahan dari-Mu, maafkanlah Beliau.

Foto: Juguran Syafaat Edisi Januari 2016