MAMPIR MEDANG (22) : KENIKMATAN BERFIKIR

Manusia disebut makhluk paling sempurna. Sebab manusia dibekali dengan sesuatu yang hewan, tumbuhan dan makhluk Tuhan lainnya tidak dibekali, yakni akal.

Makan, minum dan seks adalah sesuatu yang bisa dinikmati. Yang bisa menikmatinya bukan hanya manusia, hewan pun juga. Sedangkan kenikmatan menggunakan akal hanya manusia yang mempunyai potensialitasnya. Hewan tak bisa, sebab hewan tak dibekali akal.

Akan tetapi, apakah kegiatan berpikir selama ini adalah sebuah jenis kenikmatan? Apakah orang bisa menemukan kenikmatan saat mereka menggunakan akal?

Sementara bahkan ada gerakan untuk membuat orang-orang antipati terhadap akal. Dengan tujuan orang-orang tak lagi menggunakan akalnya. Lalu perlahan mereka memandang hidup dengan cara yang tak masuk akal.[] RedJS