MAMPIR MEDANG (19) : TAQWA, PEKEWUH

Seperti apakah wujud taqwa itu? Wujud taqwa itu adalah pekewuh. Ketika seseorang berada dalam kondisi ia hanya numpang, hidupnya bergantung pada kebaikan hati si pemilik rumah, maka yang ada hanya rasa pekewuh kepada pemilik rumah.

Bumi ini milik Allah. Hakikatnya di bumi, diri ini hanya numpang saja, tak ada saham tak ada kepemilikan. Rasa pekewuh adalah keniscayaan, apabila di dalam diri ini yang ada adalah kesadaran numpang di dalam tampungan Allah yang Maha Baik.

Saat seseorang numpang, kok ia rajin bangun pagi, bersih-bersih tidak menunggu di suruh. Maka pemilik rumah akan senang hatinya. Sikap terpuji semacam itu tidak akan muncul, bila bukan dari rasa pekewuh.

Diri ini tidak perlu nodhong-nodhong, ‘mana jatah sarapan saya?’. Tenang saja, asal pemilk rumah senang hati, Dia akan lebih tahu bahwa diri ini lapar, bahkan sebelum rasa lapar itu terbesit.[] RedJS