Mukadimah: Nusantara 1 Sampai 9

Juguran Syafaat edisi Januari 2018

Betulkah term perang saudara itu benar-benar ada? Sebab, rasa-rasanya bagaimana mungkin ada perang diantara dua orang atau dua kelompok yang diantara mereka bersaudara tetapi mereka berperang. Perang pasti timbul sebab mereka masih belum menjadi saudara.

Di antara dua saudara tidak mungkin ada perang. Kalau pun ada perselisihan di antara dua saudara pastilah sebabnya bukan permusuhan, melainkan kesalahpahaman. Salah paham sebab seseorang salah berekspresi, atau sebab seseorang salah memahami ekspresi saudaranya. Yang menjadi tak khayal adalah bagaimana kita lihat hari ini orang berperang bukan memerangi musuh, tetapi orang berperang karena gagal memerangi gagal berekspresi yang dirinya alami.

Bulan ini kita belajar dari Koes Plus untuk sedikit naik kelas dalam mata kuliah “ekspresi”. Naik kelas agar kita tidak melulu berkutat pada persoalan salah-benar berekspresi, tetapi menjangkau tingkat yang lebih, yakni bagaimana menyajikan ekspresi yang estetis. Karya musikal yang disajikan Koes Plus dengan mewakili ekspresi yang estetis itu.

Ekspresi bagi kebanyakan kita hari ini adalah alat pertentangan, tetapi bagi Koes Plus ekspresi justru dijadikan anak tangga untuk menjadi “legenda”. Hendaknya dari satu, dua hingga sembilan cara yang berbeda-beda diantara kita dalam mengekspresikan cinta kepada Nusantara hal itu tidak menjadi bahan bertengkar, tetapi bagaimana pada masing-masing cara yang ditempuh dijadikan alat untuk me-legenda.[RedJS]