Mukadimah: DITITIPI MAIYAH

Juguran Syafaat Oktober 2017

Faktanya, kita ini dititipi Maiyah. Dan kemungkinannya, Maiyah yang dititipkan kepada kita ini bisa digunakan untuk banyak keperluan. Untuk dandan-dandan Indonesia, atau untuk membentuk komunitas yang dinamis, atau untuk dipraktekkan di keseharian rumah tangga.

Satu sama lain Jamaah Maiyah dapat menentukan sendiri batas produktif dan kontraproduktifnya titipan Maiyah itu. Kalau berlebihan, di atas batas atas, misalnya dengan memaksakan diri harus dandan-dandan Indonesia padahal belum membangu kapasitas diri, bisa saja diantara kita tidak kuat menyangga. Sebaliknya, kalau justru di bawah batas bawah, misalnya menggunakan Maiyah hanya untuk ekstase spiritual, maka terlalu mahal titipan berupa nilai-nilai Maiyah itu.

Demikianlah otoritas ada pada kita masing-masing untuk menentukan kadar, dosis, proporsi yang paling seimbang untuk mengelola titipan itu. Bahkan misalnya, meski sudah dititipi Maiyah, tetapi kita malah mencari-cari solusi, merancang-rancang formula, mengadu dan membatin justru di luar Maiyah, itu pun terserah pada kita.

Pada kontekstualisasinya, maka Juguran Syafaat pun adalah titipan. Pada frekuensi, intensitas dan formula seperti apa kita hendak mengolahnya, serta untuk menghasilkan apa, kita sendiri yang merumuskan dan mendiskusikan yang paling seimbangnya.[] RedJS