MAMPIR MEDANG (53) : Anugerah Kertas, Kuas dan Cat

Kalau saya guru, anda murid. Lalu saya memberi anda kertas, kuas dan cat maka apa yang Anda pahami? Anda pasti langsung paham bahwa maksudnya adalah saya menyuruh Anda menggambar. Bukan menyuruh yang lain.

Dalam konteks Bangsa Indonesia, kita dikasih tanah subur, maka apa yang kita pahami? Seharusnya kita paham bahwa kehendak Tuhan adalah kita disuruh mengeksplorasi sumber daya alam, menanami dan seterusnya.

Tetapi sebab kita tidak nyambung dengan Tuhan. Malah kita sibuk meniru-niru negara lain. Itu seperti murid diberi kertas, kuas dan cat tapi malah digunakan untuk menari sebab terbawa ikut-ikutan temannya yang lain yang oleh Pak Guru diberi Selendang.

(Diolah dari: Agus Sukoco)