Ngabuburit Bareng KAJ

Ngabuburit bersama musisi KAJ kali itu berlangsung syahdu tetapi renyah. Hari minggu (19/6) kemarin, KAJ Accoustic menemani anak-anak muda Purbalingga menanti waktu berbuka puasa di sebuah kafe di tengah kota Purbalingga.

Bertempat di Hang Out Cafe, lantunan musik yang dikenal orang sebagai musik religi dibawakan dengan apik oleh kelompok musik yang beranggotakan sembilan orang itu. Kupasan hikmah dan candaan renyah dilontarkan oleh para musisi sembari sesekali berdialog dengan pengunjung disela-sela musik yang dibawakan. Suasana kafe berlampu temaram itu pun menjadi makin membuat betah pengunjung.

Kafe yang memanfaatkan sebuah rumah klasik ini berada di tengah kota Purbalingga. Kafe ini mengusung tema ‘jaman dulu’ dengan memanfaatkan perabot-perabot tua sebagai interiornya. Namun, menu yang disuguhkan di kafe ini adalah jenis menu western.

Adalah menjadi pengalaman baru bagi musisi KAJ, sore hari itu terpaksa berbuka puasa ala bule. Ice lemon tea, spagetti bolognese dan beberapa slice pizza. Kerinduan mereka pada boled dan munthul harus dipendam dulu, dan harus rela menyantap suguhan yang ada sore hari itu.

Bagi Pak Slamet, personel KAJ yang paling senior, ini adalah pengalaman pertama beliau menyantap menu bernama spaghetti bolognese. Sebuah pengalaman yang sangat wonderful sepertinya. Berbeda dengan Ujang, vokalis KAJ yang piawai membawakan oktaf tinggi ini bersikukuh untuk tidak menyantap menu tersebut. Ia rela hanya meneguk air putih saja dan bergegas menyelakan waktu pergi ke warung di seberang jalan. Entah karena Ujang sebegitu hati-hatinya menjaga pita suaranya, atau memang ke-taqlid-annya pada boled dan munthul membuat ia tak bergeming untuk berpaling pada spagetti dan pizza.

Selanjutnya, KAJ masih akan tampil kembali untuk ngabuburit bareng di kafe yang sama, sore nanti (26/6). [] RedJS